PERISTIWA BANDUNG LAUTAN API

Oleh : Rikat P. Gani/Jurnalistik/IV

BANDUNG. Bandung Lautan Api adalah sebuah sebutan untuk peristiwa terbakarnya kota bandung, provinsi jawa barat, dengan upaya menjaga kemerdekaan indonesia. Peristiwa ini dilakukan oleh masyarakat bandung sebagai bentuk respon atas ultimatum oleh sekutu yang mmerintahkan untuk mengosongkan bandung.
                Peristiwa ini terjadi pada bulan Maret  1946, sejarah ini dilakukan oleh masyarakat bandung yang sekitar 200.000 orang. Dalam waktu 7 jam mereka membakar seisi rumah mereka sebelum meninggalkan bandung. Peristiwa ini dilatarbelakangin ketika pasukan sekutu memasuki bandung, pasukan yang dipimpin oleh Brigadir Mdonald menguasai dan menduduki pusat-pusat penting di bandung seperti kantor-kantor.        
Insiden yang terjadi adalah perobekan Bendera Belanda yang berwarna biru, merah dan putih yang merupakan  bendera kebangsaan Indonesia yang dilakukan oleh pemuda indonesia yaitu M. Endang Karmas dan temannya bernama Moeljono. Saat itu, para pemuda yang ada di bandung sedang gencar melakukan pelucutan senjata yang dimiliki oleh bekas tentara jepang, akhirnya Republik indonesia dengan sekutu memanas. Ultimatum di keluarkan di kota bandung yaitu semua senjata yag dimiliki pemuda dan masyarakat, kecuali polisi dan TKR, harus segara di serahkan ke sekutu.
                 Aksi pembakaran terpaksa dilakukan karena perbandingan kekuatan antara pasukan sekutu dan pejuang indonesia sangat berbeda jauh. Kemudian setelah itu pasukan pejuang indonesia kembali melakukan perlawanan dengan strategi gerila dari luar kota.
                Hingga kini sebutan “Bandung Lautan Api” masih dikenang oleh warga bandung dan seluruh rakyat indonesia. Untuk menganang peristiwa tersebut pemerintah kota Bandung tekah membangun tugu ‘Bandung Lautan Api’ di lapangan tegalega berbentuk menyerupai obor dengan api yang bekobar.

0 Response to "PERISTIWA BANDUNG LAUTAN API"

Post a Comment